Halo 2017 :)

Lembaran baru dalam kehidupan. Awal dari perjuangan untuk terus memberi manfaat dalam menjalani kehidupan.
Alhamdulillahirobbil'aalamiin, Segala Puji Syukur kepada-Mu Ya Rabb, atas segala limpahan karunia dan nikmat-Mu. Tahun 2017 menjadi awal berkarir untuk mengimplementasikan apa yang selama ini didapat dari pembelajaran kehidupan yang sudah berlalu di belakang, melanjutkan menebar manfaat untuk diri sendiri dan orang lain. Bismillah, InsyaAllah berkah dan manfaat. 

Januari 2017

Awal tahun ini menjadi awal tahun yang akan berkesan dan susah untuk di lupakan. 
Mengawali tahun dengan menjalani Pelatihan Sikap Mental dan Disiplin (SMD/SAMAPTA) di Pusat Pendidikan Ajudan Jendral (PUSDIKAJEN) Lembang, Bandung, Jawa Barat , sebagai salah satu tahapan dalam Diklat Prajabatan PT. Indonesia Power Angkatan 22-23 Tahun 2017. Pelatihan ini merupakan pelatihan keempat di pendidikan militer yang pernah saya ikuti. Walau bukan 'tuk pertama kalinya, pelatihan di militer kali ini memberikan pengalaman dan kenangan tersendiri. Bukan di militer kalau tidak ada aktivitas fisik yang luar biasa, yah push up, sit up, guling kanan guling kiri merupakan menu sarapan dan menu snack malam yang tiap hari selalu kami dapatkan. Selama 10 hari pelatihan, kami tidak hanya mendapatkan latihan fisik saja, tapi juga materi kelas (gak kebayang bakal jadi apa kalo full fisik) .
9 Januari 2017, seluruh siswa prajabatan sudah berkumpul di Bandung, untuk siswa prajabatan yang berasal dari rekrutmen Jakarta langsung berkumpul di Pusdikajen, sementara untuk kota rekrutmen yang lainnya berkumpul di Lapangan Gasibu kemudian dengan menggunakan truk TNI menuju Pusdikajen. Hari pertama boleh dibilang masih senang-senang terlebih dahulu lah, karena kegiatan masih belum dibuka secara resmi. Kegiatan di hari pertama berupa pembagian kelompok, yang terdiri dari dua kompi dengan 4 pleton di masing-masing kompi. Siswa prajabatan juga memperloeh seluruh perlengkapan yang digunakan selama menjalani Samapta, mulai dari dua set PDL (Kemeja, Celana Pajang, Topi, Kaos Dalam, Kaos Kaki), peralatan mandi, tas, sepatu, semir + sikat sepatu, sabun cuci, ember dan gayung. Kami juga melakukan latihan untuk pelaksanaan Upacara Pembukaan keesokan harinya, Eits, sesi cukur rambut juga dilakukan, padahal sebelumnya sudah potong ukuran 0,5 cm, tapi disana harus potong lagi hingga 0 cm. Kegiatan di hari pertama baru selesai Pukul 02.00 dini hari, dan pada pukul 04.00 kami sudah harus baris rapi di lapangan. Pasti terbayang kan lelahnya seperti apa. Hari kedua pun dimulai, dentuman keras menyerupai suara meriam menjadi pertanda dimulainya Samapta, belum ada 1 jam dari pembukaan, kami sudah harus mengepel lapangan upacara. Guling Kanan Guling Kiri, sikap push up, merayap, dan gaya lainnya kami lakukan, dan itu akan menjadi kenangan tersendiri bagi seluruh siswa yang mejalaninya. Hari-hari berikutnya semakin banyak hal baru yang kita dapatkan, berbagai materi khas militer pun kami dapatkan. Langkah-langkah dalam pengamanan senjata api (laras panjang maupun laras pendek). Ini hal baru yang sangat mengesankan bagi saya. Bisa pegang senjata laras panjang dan laras pendek asli. Kami diberi penjelasan tentang spesifikasi masing-masing senjata. Kami diajarin cara membongkar dan memasang senjata tersebut. It's awesome. Sayangnya saya tidak berkesempatan untuk mencoba membongkar dan memasang laras pendek nya, dan ini membuat saya kelagapan ketika penilaian membongkar dan memasang senjata. Untungnya para pelatih mengarahkan ketika saya salah langkah dalam memasang senjata. Maafkan saya pelatih. Pada kesempatan ini pula kami semua melaksankan caraka malam. Setiap peserta jalan menyusuri hutan di kawasan tangkuban perahu saat malam hari. Jalan mengikuti rute yang telah dirancang oleh para pelatih. Setiap peserta jalan sendiri-sendiri sesuai rute masing-masing. Ini pengalaman yang luar biasa.
Begitu banyak pembelajaran dan pengalaman yang sangat berharga selama masa SAMAPTA di Pusdikajen. Hal-hal yang kami dapatkan disana tentunya bertujuan untuk merubah sikap dan mental kita agar ketika berkontribusi di perusahaan dapat memberikan kinerja yang ekselen untuk menerangi nusantara.

Setelah menjalani Diklat SAMAPTA, kami melanjutkannya dengan Orientasi Pembidangan. Dalam kegiatan ini kami dijelaskan tentang proses bisnis perusahaan. Semakin kenal dan paham tentang seluk beluk perusahaan. Selama tiga hari kami diberi pengarahan di  IPC Corporate University daerah Ciawi, Kabupaten Bogor. Pada hari terakhir kami juga diberi arahan dari Direktur Utama PT Indonesia Power, Bu Sripeni Inten. Beliau menyampaikan bagaimana membangun keunggulan perusahaan melalui Indonesia Power Way. Di akhir arahannya, beliau memberi pesan kepada kami untuk memberikan tabungan lebih bagi perusahaan, dengan membangun komitmen melampaui target.
Indonesia Power The Power of Indonesia.












Komentar

Pos populer dari blog ini

Peranan Statistika di Bidang bisnis, Industri, dan Komputasi

LKMM TM VI FMIPA ITS 2013

Integralistik Festival (INTERVAL) 2012