SUMMITS 2012 "We Are To Be Mawapres !!!"

SUMMITS 2012 (Seminar Unggulan Menuju Mawapres ITS) 2012. Seminar ini merupakan program kerja dari Departemen Keilmiahan HIMASTA-ITS '11-'12. SUMMITS 2012 ini mengangkat tema "Menjadi Generasi Berprestasi Penuh Inspirasi". Sebuah tema yang menggetarkan hati bila mengerti makna sesungguhnya dari tema tersebut. Namun, selama seminar tadi, tak pernah terucap dan menyinggung mengenai tema ini.
Seminar kali ini menghadirkan pembicara-pembicara yang sangat berkualitas. Mulai dari Mawapres Jurusan, Mawapres ITS, Juri Mawapres, juga Motivator. Sesi awal menghadirkan 4 Mawapres Jurusan Statistika yakni, Bin Hariyati (S1 2008), Gilang Maulana Abdi (S1 2009), Bagus Rahmat Widiarso (D3 2009), Arinda Nur (D3 2010). Para Mawapres tersebut menyampaikan bahwa prestasi itu sebuah PENCAPAIAN, bukan PENGHARGAAN. Prestasi itu harus bisa menginspirasi orang-orang yang ada di sekitarnya dan harus TOTALITAS. Di Sesi ini, moderator yakni Ricky R (D3 2010) berusaha mengorek lebih dalam tentang presatsi yang dimiliki oleh mereka, dan motivasi apa yang membuat mereka ingin jadi Mawapres.
Dari perbincangan tersebut, dapat diketahui bahwa tidak semua dari Mereka tidak menjadikan Mawapres sebagai salah satu impian mereka. "Menjadi mawapres tidak harus IP Bagus, asalkan ada kemauan, semuanya akan bisa menjadi Mawapres, tinggal bagaimana kalian bisa menemukan passion dan mau terus menggalinya " Ucap Gilang.
Peserta sangat antusias terhadap pembicara-pembicara ini, hal ini dapat terlihat dari antusiasme peserta dalam mengajukan pertanyaan. Salah satunya Idrus, "menjadi seorang mawapres, pasti harus memiliki nilai TOEFL yang bagus, lah bagaimana agar bisa menghadapi Test TOEFL. Soalnya TOEFL bagi saya itu sebuah momok," Ungkap Idrus. Sebuah pertanyaan yang rasanya mewakili perasaan peserta dalam satu ruangan. Bagus pun membagi kiat-kiat nya dalam menghadapi TOEFL ," kalau saya pribadi, saya belajar dengan ngomong bahasa inggris sendiri di depan kaca, sering-sering baca artikel yang berbahasa inggris, sering-sering nonton Film yang berbahasa inggris namun no subtitle. Yach berusaha sendiri pasti bisa lah kalau nggak sempet untuk Les" Jawab Bagus. Nana pun ingin menambahkan, "kalau saya, silahkan temen2 untuk mengikuti bimbingan belajar. Kalau untuk reading dan listening, mungkin bisa melalui cara yang disampaikan oleh Bagus, tapi untuk structure, rasanya sulit kalau belajar sendiri." Tambah Nana. 
Sesi kedua menghadirkan pembicara dari Mawapres ITS, yakni Novianti Ika Sari (Mawapres ITS D3 2010) yang berasal dari Jurusan Statistika yang saat menempuh jenjang Lintas Jalur di Prodi yang sama. Serta Rahadian Destra (3 Besar Mawapres ITS 2012) yang saat ini sedang menempuh S2 Fastrack nya di Teknik Informatika ITS. Pada sesi ini, lebih tertuju pada bagaimana mengasah softskill. "Softskill merupakan kemampuan untuk bersosialisasi dengan lingkungan, softskill is learning by doing, Softskill itu butuh percaya diri yang kuat. Butuh Niat yang kuat dan JANGAN pikirkan hal-hal yang negatif." Ucap Novianti. Yang penulis tangkap dari sesi ini adalah bagaiman bisa meluangkan lebih dalam USAHA, bagaimana MENYIAPKAN diri saat ini juga. " Mulai dari hal KECIL, mulai dari DIRI SENDIRI dan mulai dari SEKARANG" Ucap Dewa menanggapi pertanyaan peserta. Dewa juga menambahkan perlunya memPROYEKSIKAN apa yang akan kita lakukan, memPROTECT hal tersebut serta bagaimana bisa membuatnya sebagai suatu PRESTASI. dan harus bisa aktif di berbagai kegiatan serta harus bisa memPERTIMBANGkan baik/buruk sebelum menentukan pilihan.
Sesi ketiga, menghadirkan Juri Mawapres ITS yakni Ibu Dr. Dra Ismaini Zain, M.Si. Beliau menyampaikan mengenai konsep Mawapres sesuai pedoman Dikti, kemudian Konsep Mawapres ITS. Beliau juga menceritakan susahnya menentukan Juara pada pemilihan Mawapres ITS tahun ini. Dewan Juri masih menunggu progress dari ketiga besar Mawapres Tahun 2012 ini.  Beliauu menyampaikan, untuk menjadi mawapres HARUS MAU dan BISA MENJADI PEMBEDA. Beliau sangat atraktif sekali dalam menyampaikan materi. Di tengah-tengah materinya, beliau meminta peserta untuk memejamkan  mata, dan memikirkan siapa yang ada di ruangan itu (Teater A ITS, red) yang pantas untuk Jadi Mawapres. Dan dalam hitungan ketiga, peserta harus sudah menunjuk yang pantas tersebut. Ada beberapa peserta yang mendapatkan tunjukkan paling bayak. Bu Ismaini punn meminta kepada peserta yang ditunjuk oleh lebih dari satu orang untuk segera berdiri. Namun, tak ada seorangpun yang mau berdiri (termasuk penulis yang saat itu juga banyak yang menunjuk dia). Itu lah yang membuat Mawapres di ITS tidak seheboh dengan Mawapres UI. Dilihat dari apresiasi yang sangat tinggi dari Civitas Kampus, juga hadiah yang diberika sangat tinggi pula.
Dan sesi terakhir menghadirkan Motivattor, yakni Sulistiyanti Suroso. seorang orator saat kuliah Bung Karno beberapa waktu yang lalu di ITS. Beliau mengiginkan agar kita HARUS BERPIKIR MERDEKA dan HARUS MENYELAMI PROSES. Setiap orang adalah guru, setiap tempat adalah sekolah,, dan setiap media adalah pembelajaran. Ucapnya.


SUMMITS 2012 ( " I AM THE NEXT MAWAPRES) Amiin.

Komentar

Pos populer dari blog ini

Peranan Statistika di Bidang bisnis, Industri, dan Komputasi

LKMM TM VI FMIPA ITS 2013

Integralistik Festival (INTERVAL) 2012